Jakarta, Realistisnews.com – Eddi Iskandar, menyampaikan permohonan maaf kepada gubernur dan juga masyarakat atas adanya pemberitaan yang mengaitkan antara pembangunan rumah sakit dengan tpp pegawai.
Eddi menyampaikan permohonan maaf atas adanya mis interpretasi tersebut, karena memang Pak Gubernur tidak pernah mengurangi tpp pegawai dan rencana pembangunan rumah sakit diusulkan melakui skema pembiayaan pinjaman, jadi tidak akan mengurangi tpp pegawai.
Selanjutnya eddi menambahkan bahwa komitmen gubernur untuk meningkatkan layanan kesehatan adalah bagian dari visi misi dan sudah tertuang dalam RPJMD yang sudah disepakati dengan DPRD. Karena itu tentu niat baik pak gubernur dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat ini kita dukung.
Selain itu, pos anggaran tpp dan pembangunan rumah sakit itu berbeda, jadi usulan pembangunan rumah sakit dari Pak Gubernur ini tidak mempengaruhi tpp pegawai.














