Bangka Tengah , Realistisnews.com – Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bangka Tengah, Ari Anpiandi dengan tegas menolak wacana sistem proporsional tertutup atau coblos partai pada Pemilu tahun 2024 mendatang.
“Jelas menolak dengan sistem ini, karena, apabila di terapkan pada Pemilu 2004 mendatang merupakan sebuah kemunduran dan degradasi demokrasi,” ujarnya Kamis (05/1/23).
Menurutnya, sistem demokrasi proposional terbuka ini tidak ada lagi usulan opsi lain, karena sistem proporsional terbuka sudah baik sekali bagi pemilih.
“Dengan sistem tertutup jelas ibarat membeli kucing dalam karung, yang pada akhirnya pemilih tidak tahu siapa tokoh yg di pilihnya. Selain itu juga sistem proporsional terbuka telah menjawab masalah kesenjangan representasi, dan sistem terbuka memberi kesempatan kepada semua warga negara beragam latar belakang sosial untuk terlibat politik elektoral,” terangnya
Lanjut Ari, adanya gugatan di MK terkait sistem proporsional terbuka, baginya ini bukan warning karena di tahun 2009 MK yang memutuskan sistem proporsional murni.
“Adanya partai yang mendukung sistem proporsional murni, saya pikir itu pengiringan opini kader yang belum siap dengan sistem proposional murni, untuk itu, saya berharap sistem pemilu di tahun 2024 tidak perlu lagi dirubah, karena sistem yang sekarang memberikan hak kepada warga negara untuk menentukan siapa wakilnya di legislatif, dan sistem sekarang masih menjadi sistem yang terbaik karena semua bisa mendapatkan kesempatan yang sama,” pungkasnya.(**)








