Pangkalpinang , Realistisnews.com — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar membenarkan adanya pengajuan pinjaman oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ke Bank Sumsel Babel untuk pembangunan gedung rumah sakit jantung dan stroke di Pangkalpinang.
Betul Pemprov Babel mengajukan permohonan dengan persetujuan DPRD untuk dibahas terkait rencana Gubernur yang sesuai visi dan misinya, ingin meningkatkan layanan kesehatan melalui pembangunan rumah sakit yang fokus pada penanganan jantung dan stroke,” kata Eddy Iskandar kepada media di Pangkalpinang, Rabu (29/7/2026).
Eddy mengatakan untuk mewujudkan visi tersebut diperlukan tambahan anggaran melalui skema peminjaman yang rencananya ke Bank Sumsel Babel sebagai salah satu bank daerah, dan saat ini masih dalam tahap pembahasan di DPRD.
“Tadi pembahasannya sudah di Komisi II yang dihadiri Pak Pj Sekda, Badan Keuangan dan pihak terkait lainnya,” terang Eddy.
Menurutnya apa yang diajukan Gubernur merupakan bagian dari visi dan misi pemerintah daerah sekaligus menjadi program prioritas yang harus dilaksanakan, meski upaya mewujudkannya apakah melalui optimalisasi pendapatan daerah atau mencari alternatif pembiayaan lain,m yakni peminjaman, itu akan menjadi pembahasan bersama setelah di Komisi II.
“Secara umum dari sisi legislatif ini masih dalam pembahasan yang melibatkan komisi, badan anggaran dan seluruh fraksi. Tentu kami akan mendengar masukan dari semua pihak Namun, Fraksi Golkar pada prinsipnya mendukung gubernur mewujudkan visi dan misi tersebut,” ujarnya.
Eddy menambahkan, tidak adanya dukungan APBN dalam pembangunan gedung rumah sakit jantung dan stroke ini membuat Pemprov Babel mencari alternatif pembiayaan lain yang salah satunya melakukan peminjaman ke bank daerah.
“Alternatif-alternatif pembiayaan tentu sudah dipikirkan oleh Pemprov Babel. Namun DPRD akan melihat bagaimana kemampuan keuangan daerah untuk membayar pinjaman tersebut nantinya dan menentukan pihak mana yang akan diajak bekerja sama,” tutup Eddy.**
DPRD Babel Benarkan Ada Usulan Pinjaman Rp300 Miliar, Eddy Iskandar: Masih Tahap Pembahasan








