Pangkalpinang, Realistisnews.com -Terlahir dengan keterbatasan tidak membuat sesosok pemuda kelahiran Teru patah semangat. Wahyu Hidayat seorang pemuda yang hidup dalam keluarga tidak utuh tidak membuat semangatnya menjadi rapuh.Kalimat itulah yang menjadi pegangan Wahyu Hidayat, sosok santri berprestasi yang berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita.
Prestasi yang diraihnya Lolos ITB Jalur Prestasi, Atlet Pencak Silat, Peraih Medali Olimpiade, hingga Parlemen Remaja DPR RI. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Wahyu telah aktif mengikuti berbagai perlombaan hingga tingkat nasional. Berbekal tekad untuk menuntut ilmu sekaligus memperbaiki adab dan akhlak, ia memilih melanjutkan pendidikan di pondok pesantren.
Di tengah keterbatasan ekonomi, Wahyu tidak menyerah pada keadaan. Selama mondok, ia berusaha mandiri dengan
membantu mengerjakan tugas teman-temannya hingga mencuci pakaian untuk menambah kebutuhan sehari-hari. Berkat kerja keras dan ketekunannya membuahkan hasil Berbagai prestasi berhasil ia ukir. baik dibidang akademik maupun nonakademik, mulai dari tingkat nasional hingga internasional.
Atas dedikasi dan capaian tersebut, Yayasan Pondok Pesantren Nurul Falah memberikan beasiswa penuh selama menempuh pendidikan Madrasah Aliyah hingga lulus. Setelah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur prestasi, Wahyu kembali memperoleh kepercayaan dari yayasan dengan diangkat sebagai Staf Khusus Digitalisasi dan Sistem Informasi yang bekerja secara jarak jauh untuk mnembantu memenuhi kebutuhan hidup selama masa perkuliahan.
Selain berprestasi dalam bidang akademik, Wahyu juga aktif dalam organisasi dan kepemimpinan. Selama berada di pondok pesantren, ia mnengemban amanah sebagai Ketua Umum Pengurus Putra yang bertanggung jawab membina dan mengkoordinasikan kehidupan para santri, mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat. Di luar lingkungan pesantren,
Wahyu turut aktif menyuarakan berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat. Komitmen tersebut mengantarkannya menjadi Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung dalam program Parlemen Remaja di DPR RI.
Berbagai pencapaian yang diraih tidak membuat Wahyu melupakan sosok-sosok yang berjasa dalam hidupnya. la mengaku sangat bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan, terutama kepada Ibunya dan kakaknya yang senantiasa mendoakan, mendukung, dan menguatkannya dalam setiap proses perjuangan. Menurutnya, berkat doa sang ibu, Allah menghadirkan begitu banyak brang baik yang terus membersamai, membimbing, dan memberikan dukungan di setiap
langkah kehidupannya. (Dz)














