Toboali, Realistisnews.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) menggelar kegiatan Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Tingkat Kabupaten Tahun 2025, Jumat (17/10/2025). Kegiatan digelar di Ruang Pertemuan DKPPKB Kabupaten Bangka Selatan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas. Tujuannya adalah mengoordinasikan langkah-langkah terintegrasi untuk mempercepat pencapaian agenda pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui penguatan peran Kampung KB.
Turut hadir Sekretaris DKPPKB Kabupaten Bangka Selatan, Ramdani, S.E., mewakili Kepala Dinas, serta narasumber dari BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yakni Mika Triana, S.Pi., M.M., Penata Kependudukan dan KB Ahli Muda, dan Firman Darmawan, S.I.P., M.Ads. Hadir pula peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangka Selatan.
Dalam sambutannya, Sekretaris DKPPKB Ramdani menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan Kampung KB dan menurunkan angka stunting di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pemangku kepentingan di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa dapat bersinergi mengoptimalkan pelaksanaan program Kampung KB. Kampung KB merupakan wadah strategis pemberdayaan keluarga dan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan,” ungkap Ramdani.
Narasumber Mika Triana menambahkan, peran Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Kampung KB penting sebagai upaya konkret menurunkan angka stunting dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gizi.
“Melalui kegiatan Dashat di Kampung KB, diharapkan angka stunting dapat ditekan. Masyarakat perlu memiliki pemahaman dan keterampilan gizi yang baik agar tercipta generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Pemkab Bangka Selatan menegaskan komitmennya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program lintas sektor yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, yaitu mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.








