Babel, Realistisnews.com – Upacara penurunan bendera Merah Putih di hari kelahiran Pancasila di gelar di halaman kantor gubernur provinsi kepulauan Bangka Belitung digelar sore tadi. Selaku Inspektur upacara Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Bangka Belitung Ferdiyan Hermawan Loebis.

Penurunan bendera Merah Putih itu digelar pada Senin (1/6/2026), pukul 17.00 WIB. Penurunan bendera dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) 2025.
Mereka telah memenuhi halaman kantor gubernur menjelang upacara dimulai. Upacara dimulai saat komandan upacara memasuki barisan. Para petugas Paskibraka lalu membuka formasi untuk melangsungkan prosesi penurunan bendera.

Dalam kegiatan tersebut, Ferdiyan atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bob menekankan tugas anggota Paskibraka tidak berhenti setelah menjalankan pengibaran dan penurunan bendera pada upacara kenegaraan. Menurut dia, para anggota Paskibraka memiliki tanggung jawab lebih besar sebagai generasi penerus bangsa yang menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
”Adik-adikku Paskibraka tahun 2025, Adik-adik telah selesai melaksanakan tugas pengibaran dan atau menurunkan bendera merah-putih pada upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia dan upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila. Tugas Adik-adik belumlah selesai. Ibu Pertiwi memanggil, berdirilah dengan gagah, dan jagalah sang saka merah putih tetap berkibar di seluruh pelosok Indonesia,” ujar Bob.

Lebih lanjut, para anggota paskibraka yang melaksanakan kenaikan dan penurunan bendera malam ini akan dilaksanakan pengukuhan sebagai Purna Paskibraka Indonesia bertempat di Balitong resort. Penetapan tersebut, kata dia, mengandung makna bahwa para anggota Paskibraka wajib memegang teguh empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila.
”Malam inii, Adik-adik akan di kukuhkan sebagai Purna Paskibraka Indonesia. Penetapan ini bermakna bahwa Adik-adik wajib memegang teguh konsensus terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Menurut Bob, setelah ini diharapkan menjadi teladan dalam berbagai aspek kehidupan. Ia meminta para anggota Paskibraka terus menanamkan rasa semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan rela berkorban demi kepentingan bangsa.
”Adik-adik akan menjadi teladan dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam laku hidup sehari-hari, Adik-adik harus menanamkan nilai-nilai Pancasila, kebangsaan, persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia di berbagai bidang,” ucapnya.( Dz)








