Pangkalpinang, Realistisnews.com – Dalam momentum Musyawarah Daerah (Musda) II Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengembang Indonesia (PI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pemerintah Kota Pangkalpinang menyuarakan harapan besarnya terhadap sinergi pembangunan perumahan dan pengelolaan lingkungan, khususnya dalam hal persampahan.
Acara yang digelar di Grand Sfran Hotel Pangkalpinang ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Pangkalpinang, Juhaini, yang mewakili Pj. Wali Kota Pangkalpinang. Dalam sambutannya, Juhaini menyampaikan permohonan maaf dan salam hangat dari Pj. Wali Kota yang berhalangan hadir.
“Kami dari Pemerintah Kota sangat mendukung kegiatan ini. Program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan secara nasional diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Sebagai bentuk dukungan, kami telah mengeluarkan dua Peraturan Wali Kota, yaitu pembebasan BPHTB dan perizinan bangunan gedung bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkap Juhaini.
Ia juga mengapresiasi progres realisasi program tersebut di Pangkalpinang. “Alhamdulillah, kemarin Kepala Dinas PTSP menyampaikan bahwa sudah ada 13 kepala keluarga yang memperoleh manfaat dari kebijakan ini. Ini bagian dari dukungan nyata kita terhadap program nasional,” tambahnya.
Namun, Juhaini juga menyoroti persoalan yang menyertai pertumbuhan sektor perumahan, yakni meningkatnya produksi sampah di kota.
“Pertumbuhan perumahan secara otomatis menambah volume sampah. Karena itu, kami berharap setiap pengembang dapat menyediakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan perumahan masing-masing. Ini penting agar volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bisa diminimalisir,” jelasnya.
Saat ini, Pangkalpinang memiliki lahan TPA seluas 4,8 hektare, yang awalnya hanya 2 hektare. Namun, dengan produksi sampah yang terus meningkat – saat ini mencapai 53.000 meter kubik per hari – kapasitas lahan TPA menjadi semakin terbatas.
“Mengandalkan perluasan TPA bukanlah solusi jangka panjang. Yang kita perlukan adalah sistem pengelolaan sampah yang terpilah sejak dari sumbernya. Di sinilah pentingnya kontribusi dari sektor perumahan,” tegas Juhaini.
Menutup sambutannya, Juhaini menyampaikan apresiasi kepada pengurus DPD PI Bangka Belitung yang telah eksis selama hampir 18 tahun.
“Kami berharap, melalui Musda ini, terbentuk kepengurusan baru yang lebih solid dan mampu bersinergi lebih erat dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menyukseskan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya








