Pemkab Bangka Selatan Bentuk Forum CSR Periode 2025–2030

banner 300250

Toboali, Realistisnews.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) secara resmi membentuk Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha atau Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Bangka Selatan Periode 2025–2030.

Pembentukan forum tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Senin (17/3/2025), dan digelar secara hybrid, yakni luring dan daring.

Kegiatan ini dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefi Nuranda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Haris Setiawan, Staf Ahli Bupati P.D. Marpaung, Kepala Dinsos PPPA Bangka Selatan Sumindar, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangka Selatan.

Sejumlah perusahaan swasta turut diundang dan berpartisipasi dalam forum tersebut, di antaranya PT Timah Tbk, PT Bangka Agro Plantari, PT Muria Jaya Agri Sentosa, PT Sawit Unggul Sentosa, serta perusahaan lainnya. Selain itu, perwakilan perbankan seperti Bank Sumsel Babel dan BPJS Ketenagakerjaan juga hadir dalam pembentukan Forum CSR ini.

Forum CSR dibentuk sebagai wadah untuk mengoptimalkan komitmen dan peran badan usaha dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Forum ini bertujuan membantu bupati dalam mengoptimalkan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) sesuai kewenangan daerah, sekaligus memfasilitasi badan usaha agar program CSR yang dijalankan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Forum CSR juga diharapkan mampu mengoordinasikan dan menyinergikan pelaksanaan TJSLBU berdasarkan data serta kebutuhan prioritas pembangunan daerah Kabupaten Bangka Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Bangka Selatan H Riza Herdavid melalui Pj Sekretaris Daerah Hefi Nuranda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pembentukan forum tersebut.

“Harapan kita ke depan, melalui Forum CSR ini komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan badan usaha dapat berjalan lebih baik. Dengan demikian, tanggung jawab sosial dan lingkungan dapat terlaksana sesuai amanat peraturan perundang-undangan,” kata Hefi.

Ia menambahkan, setelah forum terbentuk akan dilakukan pertemuan rutin untuk membahas agenda prioritas agar program CSR yang dijalankan selaras dengan kebijakan dan program Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.

“Ke depan kita akan melaksanakan pertemuan-pertemuan untuk membahas agenda prioritas yang perlu disinergikan dengan program pemerintah daerah,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Hefi berharap para pengurus Forum CSR yang nantinya diberi amanah dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat Bangka Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *