Pangkalpinang, Realistisnews.com – Mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 61/Permen KP/2020 Tahun 2020 tentang Satu Data Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung kembali mengadakan agenda rutin tahunan yakni Rapat Pra Validasi Data Statistik Perikanan Tangkap Semester II Tahun 2023 dan Persiapan Pendataan Data Statistik Perikanan Tangkap Tahun 2024 di Hotel SwissBel Pangkalpinang, Kamis (21/12/2023).
Saat memberi sambutan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Babel Agus Suryadi menyampaikan bahwa untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah di akses dan dibagi pakaikan melalui pemenuhan standart data.
“Satu hal yang paling utama dalam mekanisme sebuah sistem adalah berjalannya kegiatan dari hulu ke hilir. Salah satu tujuan kegiatan ini memberikan arah hulu yang benar untuk hilirisasi baik itu kebijakan yang akan dilakukan pada tahap-tahap berikutnya”, jelas Agus
Agus melanjutkan, data dapat memberikan sebuah makna. Untuk diketahui, potensi perikanan tangkap di Indonesia sekitar 12 juta Ton. Sedangkan
MSY (Maximum Sustainable Yield) atau potensi lestari yang boleh dilakukan berkisar 9 juta Ton. Artinya melalui kesempatan ini dapat diperoleh hasil olahan satu data yang sudah terinput dalam aplikasi satu data semester II serta persiapan pendataan tahun 2024.
“Melalui kesempatan ini saya mengajak para validator dan back up validator statistik kelautan dan perikanan untuk memberikan komitmen maksimal”, imbuhnya
Di kesempatan yang sama, narasumber dari Dirjen Perikanan Tangkap KKP RI Taufik Ashari menjelaskan tujuan yang dihasilkan dari pengumpulan, pengolahan validasi data ini diantaranya menyediakan data yg akurat dan valid, mengubah data menjadi informasi, serta mengurangi biaya dan waktu yang menjadikan proses bisnis akan lebih efektif dan efisien.
“Untuk memperkuat tata kelola perikanan tangkap, hendaknya menyediakan petugas dilapangan, menyiapkan jadwal pendataan dan yang terakhir melakukan survei dilapangan”, ungkap Taufik.
Taufik juga menjabarkan mengenai data laut Provinsi Bangka Belitung dan PUD Semester I Tahun 2023, untuk Kota Pangkalpinang mendapat predikat volume terendah yakni 1.355.806 kg atau senilai Rp. 53.008.965.000; Sedangkan predikat tertinggi dicapai oleh Kabupaten Belitung dengan volume 45.507.771 Kg atau senilai Rp. 1.391.436.812.500;
Turut hadir dalam kegiatan ini Narasumber Dirjen KKP RI Mikho Amandra, Kabid Perikanan Tangkap Ichsan Afrizal, Ketua Panitia Kegiatan Agus Wahyudi, Validator Perikanan Tangkap se-Babel, koordinator PPI.
(Humas DKP : Reni Pebrianti)








