Terkait Isu Rumdin Wagub Hellyana: Peralatan Tersebut Untuk Menunjang dan Menjaga Marwah Seorang Wagub Bukan Pribadi Seorang Hellyana

banner 300250

Pangkalpinang, Realistisnews.com – Polemik perihal peralatan rumah tangga rumah dinas wakil gubernur Bangka Belitung Hellyana menemukan titik baru. Setelah sempat ramai diberitakan karena isi rumah dinas di kosongkan pihak ketiga akibat tidak bayarkan oleh pihak terkait. Kembali diinformasikan oleh pihak biro umum bahwa rumah dinas tersebut kembali diisi dengan barang-barang yang sebelumnya tersimpan di gudang.  Menurut pihak biro umum peralatan tersebut masih layak pakai.

‎Saat pihak awak media mengkonfirmasikan hal tersebut Senin, (16/3/26) kepada wakil gubernur Hellyana via WhatsApp beliau mengatakan kekecewaannya terhadap pihak-pihak terkait. ” Kapasitas rumah itu besar untuk barang- barang pun sebenarnya kurang. AC misalnya kamar-kamar kecil buat tamu sekarang semua dicabut sekaligus untuk fungsi sosial biasanya untuk  orang-orang sakit dan berkegiatan yang mereka tidak punya dana cukup,(kebanyakan mereka dari Belitung ) sekarang tidak bisa digunakan lagi. Berikut kasurnya juga tidak ada” ujarnya.

‎Wagub pun menambahkan ruang rapat yang biasa digunakan para perempuan ibu-ibu kismis dan organisasi perempuan lainnya sekarang juga sudah tidak bisa digunakan lagi karena AC nya dicabut, Keberadaan 3 sofa sangat tidak layak,hanya satu yang mendingan tapi kalo dilihat betul-betul sudah robek dan bawahnya hancur. Dispenser 1 ada diluar untuk minum salpol pp dan orang-orang dapur dan saya ngalah di rumah sekarang sudah tidak ada dispenser” sebutnya.

‎” Saya juga sudah bertanya dari awal tentang hordeng dengan biro umum dan itu ada anggarannya,sama seperti kursi tamu dan kursi makan dan beberapa perabot lain sehingga vendor juga berani untuk mengadakannya. Pada waktu pertengahan pembayaran saya masih ingat kalau  itu pernah sudah mau di cairkan oleh biro umum tapi tidak jadi karena menunggu persetujuan. Saya tidak masalah kalo tidak dianggarkan pengadaan rumdin wagub.  Cuman harusnya disampaikan di awal saat sebelum ditempati agar tidak jadi polemik” ujarnya.

‎”Saya pertama kali liat rumdin itu kosong dan mendekati pelantikan pun belum disiapkan semua dengan layak ,kalau dilayani dengan baik rumdin tersebut tidak mungkin terjadi hal-hal seperti ini,semua barang-barang itu buat rumah dinas dan bukan rumah pribadi saya dan untuk menjaga marwah wakil gubernur bukan pribadi seorang hellyana” ungkapnya.

‎”Saya tau persis masih ada anggaran sedikitnya 300 juta lebih pada waktu itu yang memang sudah dianggarkan. Tapi kenyataannya hari ini tidak seperserpun terealisasi untuk rumah dinas wagub yg memang sudah 4 tahun tidak ditempati. Setelah terjadi hal seperti ini dan komentar pedas di medsos buat pak gubernur dan biro umum sibuk mengurus pengadaan rumah wagub,baru itu saya lihat sibuk nyuruh kasur di cuci dan AC diperbaiki serta yang lainnya.  Seharus nya dari awal sudah mereka kerjakan” sebutnya.

‎Wagub pun menambahkan Sekarang pun sudah lebih dari 5 bulan mesin air rusak sehingga boros listrik. Sama sekali tidak diperbaiki dan terkait hal lainnya semua slow respon. ” Saya sendiri menghubungi kabiro umum dan kabag bagian rumah tangga selalu tidak bisa. Jujur sebetulnya marwah wagub sudah lama hilang dan bukan persoalan rumah dinas ini saja” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *