Toboali, Realistisnews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kejari Bangka Selatan, Selasa (9/12/2025).
Pemusnahan barang bukti ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Bangka Selatan, Sabrul Iman, S.H., M.H., M.M., dan turut dihadiri Wakil Bupati Bangka Selatan Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., unsur Forkopimda, serta perwakilan instansi terkait.
Dalam keterangannya, Sabrul Iman menyampaikan bahwa pemusnahan dilakukan terhadap 123 barang bukti dari 62 perkara tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Menurutnya, barang bukti merupakan objek eksekusi yang wajib dimusnahkan agar tidak disalahgunakan serta untuk memastikan penyelesaian perkara berjalan tuntas.
“Barang bukti adalah salah satu objek eksekusi. Pemusnahan ini dilakukan secara tuntas agar tidak ada lagi tunggakan penyelesaian perkara, sekaligus mencegah penyalahgunaan,” ujar Sabrul.
Ia menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari berbagai jenis perkara. Di antaranya kasus narkotika dengan barang bukti sabu seberat 157,6666 gram dan ekstasi seberat 15,66 gram dari 24 perkara. Selain itu, terdapat satu pucuk senjata api ilegal jenis revolver, barang bukti dari perkara pertambangan ilegal sebanyak 16 item dari tujuh perkara, serta barang bukti dari 34 perkara pidana umum lainnya.
Pemusnahan dilakukan dengan metode yang disesuaikan dengan standar keamanan. Barang bukti narkotika dimusnahkan dengan cara diblender, senjata api serta alat pertambangan dihancurkan, sementara dokumen dan barang bukti lainnya dibakar.
Wakil Bupati Bangka Selatan Hj. Debby Vita Dewi yang hadir dan menyaksikan langsung proses pemusnahan memberikan apresiasi kepada Kejari Bangka Selatan atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pemusnahan barang bukti secara terbuka merupakan bentuk komitmen penegakan hukum yang transparan dan berintegritas.
“Pemusnahan barang bukti ini menjadi wujud komitmen bersama dalam penegakan hukum yang tegas dan transparan, sekaligus pengingat bagi kita semua untuk menjauhi segala bentuk perbuatan melawan hukum,” kata Debby.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparat penegak hukum yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bangka Selatan.
“Terima kasih kepada jajaran Kejari Bangka Selatan dan seluruh aparat penegak hukum. Semoga sinergi yang baik ini terus terjaga demi terciptanya Bangka Selatan yang aman, tertib, dan berkeadilan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kejari Bangka Selatan bersama pemerintah daerah berharap penegakan hukum di wilayah tersebut terus berjalan secara profesional dan transparan, sekaligus menjadi langkah preventif dalam menekan angka tindak pidana di masa mendatang.
