Pemkot Pangkalpinang Sukses Tekan Inflasi Jadi yang Terendah di Babel

banner 300250

Pangkalpinang , Realistisnews.com — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat. Hal itu disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Juhaini, yang mewakili Wali Kota dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melalui Zoom Meeting, di ruang rapat sekda, pada Selasa (4/11/2025).

Dalam rapat tersebut, Juhaini memaparkan bahwa angka inflasi Kota Pangkalpinang masih tergolong aman dan terkendali. “Perlu kami informasikan bahwa inflasi nasional berada di angka 2,86 persen, sedangkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2,51 persen. Untuk Pangkalpinang sendiri, inflasinya 1,96 persen, terendah di Babel,” ujarnya.

Ia menjelaskan, inflasi terendah ini menunjukkan keberhasilan Pemkot Pangkalpinang dalam menjaga stabilitas ekonomi.

“Sementara itu, inflasi tertinggi di Bangka Belitung tercatat di Belitung Timur dengan 3,3 persen. Jadi inflasi 1,96 persen ini masih dalam sasaran terkendali, karena target nasional adalah 2,5 persen ± satu,” terang Juhaini.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi di Pangkalpinang dengan andil 1,88 persen.

“Komoditas yang paling berpengaruh adalah cabai merah sebesar 0,23 persen, daging ayam ras 0,21 persen, dan emas perhiasan 0,16 persen,” katanya.

Menurut Juhaini, kenaikan harga cabai merah disebabkan berkurangnya pasokan di tingkat petani. Sementara itu, harga ayam ras naik karena meningkatnya harga di tingkat peternak.

“Untuk emas perhiasan, kenaikan disebabkan oleh kebijakan moneter internasional serta tren masyarakat menyimpan emas,” jelasnya.

Menutup pemaparannya, Juhaini menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus mengawal upaya pengendalian inflasi agar pertumbuhan ekonomi tetap stabil.

“Inflasi ini, seperti disampaikan para menteri, adalah pencuri bagi pertumbuhan ekonomi. Karena itu, dengan inflasi yang terkendali, harapannya pertumbuhan ekonomi kita juga tetap kuat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *