Kunjungan ke Politeknik Darma Ganesa Belitung, Wagub Hellyana Dorong Pembangunan Infrastruktur

banner 300250

Babel, Realistisnews.com — Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, melakukan kunjungan pada Jumat (8/8/2025) ke Politeknik Darma Ganesa yang berada di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung permasalahan pendidikan di Bangka Belitung.

“Untuk Politeknik Darma Ganesha ini, di Belitung ada, di Belitung Timur juga ada. Memang kembali lagi, belum ada universitas atau institut di Belitung,” ujarnya

Ia menjelaskan bahwa masalah utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan bangunan yang dimiliki Poltek Ganesa.

“Cuma sekarang masalahnya ada pada bangunan. Kami sudah sounding, mudah-mudahan ada investor yang mau membangun seperti di daerah-daerah lain, tetapi tetap bekerja sama dengan yayasan yang ada. Atau nanti mungkin UBB atau Polman juga bisa ikut bersama investor,” jelasnya.

Selain keterbatasan bangunan, Politeknik Darma Ganesa masih menggunakan sistem sewa gedung dan memiliki keterbatasan sarana-prasarana. Saat ini politeknik tersebut memiliki dua jurusan aktif, yaitu Perhotelan dan Sistem Informasi, serta tengah mempersiapkan jurusan baru.

“Walaupun keterbatasan yang ada, kalau Ganesa ini kan baru sistem sewa, mereka sistem sewa mereka keterbatasan sarana dan prasarana, dan juga baru 2 jurusan dan baru mau 3 perpajakan ya, karena baru perhotelan dan sistem informasi, perpajakan masih ongoing,” ujarnya.

Berdiri sejak 2014, politeknik ini sempat vakum akibat persoalan legalitas, akreditasi, dan berbagai dinamika. Namun, Hellyana mengapresiasi kiprah mereka.

“Tetapi walaupun begitu pun mereka sudah ada 200 lulusan dan tidak ada yang nganggur, jadi mereka mampu,” tambahnya.

Hellyana menyampaikan, kunjungan ini juga bagian dari upaya mencari solusi terhadap rendahnya minat masyarakat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Bangka Belitung.

“Sebetulnya kita kan ketiga, di bawahnya Papua Pegunungan sama Pekanbaru. Kita APK menjadi problem karena dari kita ini banyak yang berkuliah di luar menjadi persoalan, nah ini apa yang salah? Sementara kita juga perlu banyak suport, terutama universitas-universitas yang ada di suprust-suprivat yang ada di swasta, supaya orang mau berkuliah bagaimana kita sama-sama mengasosiasikan juga begitu,” ujarnya.

Hasil riset menunjukkan, masih banyak orang tua kurang mendorong anaknya melanjutkan pendidikan.

“Orang banyak yang tidak berkuliah karena dorongan ortunya yang lemah, jadi kalo kita kita bandingkan dengan banyak stunting misalnya bukan juga karena makanan sehat tetapi juga karena ada pernikahan dini di situ, angka perceraian yang tinggi, jadi anak-anak disuruh cepat berhenti sekolah karena ada masalah ekonomi, jadi ini kan dari hulu ke hilirnya harus kita kita selesaikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Hellyana berharap percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan tinggi dapat segera terwujud, termasuk dukungan untuk Politeknik Darma Ganesa.

“Saya berharap semua universitas ini bisa dibantu infrastrukturnya. Ganesa juga mengharapkan pemerintah mensuport lahan. Kemarin bapak bupati bilang 100 lebih hektar di Badau bisa menjadi solusi melalui sekdanya, tapi lahan mungkin sudah oke, hanya saja bangunannya,” ungkapnya

Ia menambahkan, sumber daya tenaga pengajar bukan kendala karena banyak lulusan asal Babel berpotensi kembali mengajar.

“Bahkan dari tamatan kita yang bekerja di luar banyak yang pinter-pinter. Kalau tenaga pengajar tidak masalah, hanya saja bangunannya. Saya ingin sounding ke Muhammadiyah, tapi masih mau datang juga,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *