Pangkalpinang, Realistisnews.com- Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali mengeluarkan inovasi terbaru dalam menjaga dan melestarikan adat budaya di Kota Pangkalpinang.
Inovasi yang dimaksud tersebut adalah ‘Pengkal Bertamat’. Demikian hal ini disampaikan oleh Kabid Kebudayaan Kota Pangkalpinang Bunda Ratna, ketika diwawancarai Realistisnews.com, Kamis (22/05/2025).
Ratna menjelaskan, Pengkal Bertamat merupakan salah satu Festival Budaya Melayu yang diselenggarakan dalam rangkaian Khatam Berjamaah bagi anak SD se-kota Pangkalpinang dan akan diselenggarakan selama 3 hari kedepan.

”Pangkal Bertamat sendiri adalah program baru inovasi membangun kebudayaan daerah dari sekolah, ini pencanangan untuk pelaksanaan tahun berikutnya akan berubah menjadi Pesta Adat, jadi tahun depan kita sudah punya satu pesta adat namanya Pengkal Betamat,” ungkap wanita yang akrab disapa Bunda Tudung Saji ini.
Selain itu, lanjut Ratna, kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan untuk menetapkan Pengkal Betamat sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), serta persiapan untuk diajukan sebagai kekayaan intelektual komunal Kota Pangkalpinang.
”Jangan sampai kita mengajukan sesuatu tetapi tidak kita lestarikan,” kata dia.

Lebih lanjut, dia berharap, kegiatan ini dapat menjadi spirit dan menciptakan momentum dalam rangka menciptakan manusia yang berkarakter, yang bernilai luhur dan berbasiskan keagaaman.
“Karna kebudayaan daerah tidak hanya sekedar seni saja, tidak hanya sekedar cagar budaya saja,” tutupnya.








