Toboali, Realistisnews.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80, Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54, serta Hari Guru Nasional ke-31 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Senin (1/12/2025).
Upacara berlangsung khidmat dengan Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan ini diikuti unsur Forkopimda Kabupaten Bangka Selatan, seluruh pejabat dan pegawai, serta para guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
Dalam amanatnya, Wabup Debby mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan memperingati tiga momentum penting yang memiliki arti strategis bagi dunia pendidikan dan penguatan aparatur negara.
Ia menegaskan bahwa peringatan tersebut tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen pengabdian, memperkuat profesionalisme, serta memastikan aparatur negara dan para guru terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan negara.
Terkait peringatan HUT KORPRI ke-54, Wabup Debby menyampaikan bahwa sejak berdiri pada 29 November 1971, KORPRI telah menjadi pilar birokrasi Indonesia, saksi perjalanan pembangunan nasional, serta motor penggerak reformasi administrasi.
Dengan mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju”, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, solidaritas, integritas, dan profesionalitas aparatur sipil negara.
“ASN harus menjadi kekuatan moral sekaligus kekuatan profesional birokrasi. KORPRI harus terus menjadi pemersatu dan penggerak pelayanan publik yang modern, berkeadilan, dan berdaya saing,” ujar Debby.
Wabup Debby juga mengajak 5.418 ASN anggota KORPRI Bangka Selatan untuk menerapkan Delapan Tekad Kesiapsiagaan KORPRI, mulai dari memperkuat persatuan, menjaga integritas, meningkatkan kompetensi dan disiplin, hingga mendukung reformasi birokrasi dan penyelesaian persoalan publik seperti kemiskinan dan anak tidak sekolah.
Ia menambahkan bahwa ASN saat ini hidup di era digital yang menuntut perubahan pola pikir dan pola kerja. ASN diminta tidak stagnan serta terus meningkatkan kemampuan teknologi.
“Saya ingin ASN bukan hanya sebagai pelaksana, tetapi menjadi penggerak utama transformasi digital pemerintahan untuk mempercepat pelayanan, meningkatkan transparansi, dan membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.
Dalam peringatan Hari Guru Nasional dengan tema “Guru Hebat Indonesia Kuat”, Wabup Debby memberikan apresiasi kepada para guru di Bangka Selatan. Menurutnya, Indonesia yang kuat hanya akan lahir dari guru-guru yang hebat dan berdaya.
Ia menjelaskan, guru hebat adalah mereka yang mengajar dengan hati dan nilai, adaptif terhadap teknologi tanpa meninggalkan kearifan lokal, serta terus berinovasi menciptakan ruang belajar yang inspiratif dan inklusif.
Wabup Debby juga menyinggung tantangan dunia pendidikan saat ini, seperti ketimpangan distribusi guru, ketidakjelasan status, hingga keterlambatan tunjangan profesi. Ia menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, termasuk program sentralisasi tata kelola guru dan prioritas pendidikan tahun 2025.
“PGRI sebagai rumah besar para pendidik harus terus memperjuangkan kesejahteraan, meningkatkan kompetensi, dan memastikan perlindungan hukum bagi guru,” tegasnya.
Menutup amanatnya, Wabup Debby mengajak seluruh ASN dan guru di Bangka Selatan untuk terus berinovasi, memperkuat pengabdian, dan bekerja secara cerdas serta bermakna demi kemajuan daerah.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam latihan disiplin bela negara untuk kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Bangka Selatan, tali asih pensiunan ASN Tahun 2025 Tahap II, penghargaan bagi ASN berprestasi di bidang olahraga, penghargaan Hari Guru Nasional 2025, serta penyerahan trofi Trofeo Cup II Kabupaten Bangka Selatan.
Selain itu, rangkaian peringatan juga diisi dengan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Bangka Selatan. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap kegiatan ini dapat memperkuat semangat pengabdian aparatur negara dan tenaga pendidik sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di masyarakat.








