Toboali, Realistisnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat Gunung Namak, Senin (10/3/2025). Rapat ini membahas langkah strategis pengendalian inflasi selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1446 H.
Rapat dipimpin Wakil Bupati Bangka Selatan Hj Debby Vita Dewi dan dihadiri Kapolres Bangka Selatan AKBP Trihanto Nugroho, Dandim 0432 Bangka Selatan Letkol Arh Sebmy Setiawan, perwakilan Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) Bangka Selatan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Wabup Debby menegaskan pengendalian inflasi selama Ramadhan menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Menurutnya, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok harus dijaga agar masyarakat tidak mengalami kesulitan.
“Inflasi selama bulan Ramadhan di Bangka Selatan harus kita kawal. Jangan sampai masyarakat kesusahan. Ini menjadi tugas bersama untuk melayani dan memberikan kemudahan bagi masyarakat di tengah suasana Ramadhan dan menjelang Idul Fitri,” kata Debby.
Ia berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Pengendalian inflasi, lanjutnya, perlu dilakukan secara terintegrasi melalui penguatan stok, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif antara pemerintah dan pelaku usaha.
Dalam rapat tersebut, TPID Bangka Selatan membahas sejumlah langkah konkret pengendalian inflasi, di antaranya pelaksanaan operasi pasar dan gerakan pangan murah, inspeksi mendadak ke pasar dan distributor untuk memastikan ketersediaan pasokan, serta koordinasi lintas sektor guna menjamin kelancaran distribusi logistik.
Selain itu, TPID juga menekankan pentingnya komunikasi yang efektif melalui rapat koordinasi internal secara berkala sebagai upaya menjaga stabilitas harga selama Ramadhan hingga Idul Fitri.








