Toboali, Realistisnews.com – Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid terus mendorong inovasi pembangunan daerah agar Kabupaten Bangka Selatan sejajar dengan kabupaten/kota maju lainnya. Sejumlah terobosan dilakukan, salah satunya dengan penataan kawasan perkotaan dan penguatan sektor ekonomi kreatif serta pariwisata.
Di penghujung 2024, kawasan Simpang 5 Toboali disulap menjadi alun-alun baru yang dilengkapi berbagai fasilitas publik, seperti bianglala, panggung hiburan, tempat duduk, hingga ornamen khas yang menjadi daya tarik warga untuk bersantai bersama keluarga maupun berfoto.
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid melalui Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefi Nuranda mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan telah menyiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Bangka Selatan.
“Di akhir tahun 2024, kita menutupnya dengan kegiatan South Street Fest 2024 yang bertujuan membangkitkan perekonomian daerah melalui UMKM. Memasuki awal 2025, Pemkab Bangka Selatan juga telah menyiapkan sejumlah agenda dalam rangka HUT ke-22,” kata Hefi, Kamis (2/1/2025).
Salah satu agenda yang akan digelar yakni Basel Run, sebuah kegiatan olahraga yang dikemas sebagai event wisata dan ekonomi kreatif. Kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan sektor UMKM sekaligus mendukung tingkat hunian hotel dan homestay di Bangka Selatan.
“Basel Run digagas untuk mendorong perputaran ekonomi daerah, terutama sektor UMKM, serta mendukung pelaku usaha perhotelan dan penginapan di Bangka Selatan,” ujarnya.
Hefi menambahkan, antusiasme peserta Basel Run tidak hanya datang dari masyarakat lokal, tetapi juga dari luar daerah. Sejumlah pelari dari luar Kabupaten Bangka Selatan telah mendaftar dan menyatakan kesiapan mengikuti kegiatan tersebut.
“Beberapa peserta dari luar daerah sudah mendaftar dan mulai mencari informasi terkait penginapan. Ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” pungkasnya.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap peringatan HUT ke-22 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan promosi pariwisata daerah.








