Final Liga Super PBVSI Babel di Mulai, 28 Klub Berebut Gelar dan Bidik Atlet Potensial

Pangkalpinang, Realistisnews.com – Sebanyak 28 klub bola voli putra dan putri terbaik dari kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersaing dalam putaran final Liga Super PBVSI Babel yang digelar di GOR Depati Bahrin, Kota Pangkalpinang, Senin (19/10/2026).

Kompetisi yang diikuti 14 klub putra dan 14 klub putri tersebut menjadi ajang pembuktian prestasi sekaligus kesempatan bagi atlet-atlet potensial untuk menembus klub bola voli tingkat nasional.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kepulauan Bangka Belitung, Bambang Patijaya, mengatakan, seluruh peserta merupakan juara pertama dan kedua dari kompetisi seri yang sebelumnya digelar di masing-masing kabupaten/kota.

Menurutnya, putaran final Liga Super PBVSI menjadi kompetisi bergengsi bagi klub-klub bola voli di Babel sekaligus wadah untuk meningkatkan kualitas atlet.

“Harapannya, Liga Super putaran final ini menjadi ajang pesta prestasi klub voli se-Bangka Belitung. Ini juga menjadi ajang untuk mengangkat prestasi para atlet,” kata Bambang.

Ia menjelaskan, pertandingan akan menggunakan sistem setengah kompetisi dengan pembagian dua pool untuk masing-masing kategori putra dan putri. Tim-tim yang lolos dari fase pool selanjutnya akan bertanding di semifinal dengan sistem silang untuk memperebutkan tiket ke final.

Bambang menegaskan, kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana untuk memantau perkembangan atlet muda yang berpotensi melanjutkan karier di tingkat nasional.

PBVSI Babel, lanjutnya, telah menjalin komunikasi dengan klub bola voli nasional Samator untuk menghadirkan tim pemantau bakat atau scouting dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Kita bisa melihat bahwa ketika ada saluran dan kompetisi, bibit-bibit muda kita bisa muncul. Harapannya, mereka tidak hanya berhenti di Bangka Belitung, tetapi bisa naik ke tingkat nasional dan bergabung dengan klub-klub yang bertanding di Proliga,” ujarnya.

Selain peningkatan prestasi atlet, PBVSI Babel juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat pembinaan kelembagaan klub, termasuk pendataan dan pembenahan administrasi.

Dengan tata kelola klub yang lebih baik, Bambang berharap pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan sehingga ekosistem bola voli di Bangka Belitung semakin berkembang.

“Melalui kegiatan ini, kami juga melakukan pembinaan secara kelembagaan kepada klub-klub, terutama dalam pendataan dan merapikan administrasi. Mudah-mudahan perbaikan kelembagaan dan kompetisi ini membuat ekosistem bola voli Bangka Belitung lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pangkalpinang, Andika Pratama, mengatakan, penunjukan Pangkalpinang sebagai tuan rumah putaran final tidak terlepas dari posisi kota tersebut yang dinilai strategis serta dukungan fasilitas olahraga yang memadai.

GOR Depati Bahrin dipilih sebagai lokasi pertandingan karena dinilai telah memenuhi standar yang ditetapkan PBVSI untuk menyelenggarakan kompetisi tersebut.

“Fasilitas olahraga yang kita miliki sudah memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan PBVSI pusat. Karena itu, diputuskan putaran final ini dilaksanakan di Kota Pangkalpinang, tepatnya di GOR Depati Bahrin,” kata Andika.

Ia menyebutkan, rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih enam hari ke depan. Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap kompetisi tersebut dapat menjadi ruang bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding.

Andika menilai, potensi atlet bola voli di Bangka Belitung cukup menjanjikan, terlebih jika mendapatkan kesempatan mengikuti kompetisi berkualitas dan dilirik klub-klub besar di tingkat nasional.

Menurutnya, proses pencarian bakat tidak semata-mata ditentukan oleh prestasi tim sebagai juara, tetapi juga melihat kemampuan individu setiap atlet.

“Pada hari penutupan, perwakilan mereka dijadwalkan hadir di tengah-tengah kita untuk menjaring beberapa potensi yang akan dipilih. Jadi, bukan hanya tim yang juara, tetapi secara personal atletnya juga akan diseleksi untuk mendapatkan pembinaan dan berpeluang dibawa ke tim Samator maupun klub lainnya,” ujarnya.

Andika pun mengingatkan para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan kompetisi sebagai kesempatan untuk mengembangkan bakat serta meningkatkan kualitas permainan.

Ia menambahkan, kesempatan atlet untuk berkembang juga terbuka melalui berbagai agenda olahraga mendatang, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Selain itu, pada April 2027, Kabupaten Belitung dan Belitung Timur dijadwalkan menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (Kejurnas). Agenda tersebut diharapkan menjadi kesempatan tambahan bagi cabang olahraga untuk menjaring dan mengembangkan atlet potensial.

“Potensi yang ada hari ini harus terus didukung melalui berbagai event. Kita berharap para atlet dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya,” tutupnya.