Ketua LBH Milenial Bung Dodoy Minta Pemprov dan Pemda, Jangan Berikan Ruang Untuk Grub LGBT Mengikuti Gerak Jalan 17 Agustus : Kita Menghargai Perbedaan Bukan Penyimpangan

banner 300250

Bangka Belitung , Realistisnews.com — Ketua LBH Milenial Bangka Tengah, Dairi, S.H. atau yang akrab disapa Bung Dodoy, meminta Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan pemerintah kabupaten/kota membuat aturan yang tegas terkait peserta lomba gerak jalan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bung Dodoy menilai kegiatan gerak jalan yang menjadi tontonan masyarakat dan melibatkan anak-anak harus dijaga agar tetap mencerminkan nilai nasionalisme, kedisiplinan, ketertiban, kesopanan, dan pendidikan karakter.

Ia meminta pemerintah mempertimbangkan larangan terhadap penampilan atau perilaku yang dianggap tidak sesuai dengan norma kepatutan dalam kegiatan tersebut, termasuk fenomena yang oleh sebagian masyarakat disebut “boti” atau “banci-banci” serta LGBT.

“Pemerintah harus berani membuat aturan yang jelas. Jangan sampai kegiatan yang seharusnya menjadi momentum pendidikan karakter dan memperingati kemerdekaan justru menjadi ruang untuk menampilkan sesuatu yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Bung Dodoy.

Menurutnya, persoalan tersebut harus ditempatkan dalam konteks tata tertib penyelenggaraan kegiatan, bukan tindakan persekusi atau kekerasan terhadap individu.

“Kalau pemerintah memang ingin menjaga moral, ketertiban, dan kepentingan anak-anak, buat regulasinya secara jelas. Atur pakaian, penampilan, perilaku, dan etika peserta. Aturan tersebut harus berlaku sama kepada seluruh peserta tanpa membeda-bedakan,” tegasnya.

Bung Dodoy juga meminta Pemprov Babel dan pemerintah daerah tidak mengabaikan kekhawatiran orang tua terhadap perkembangan anak di tengah derasnya arus informasi dan media sosial.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus. Pemerintah punya tanggung jawab menciptakan ruang publik yang aman dan memberikan keteladanan yang baik.

Namun semua kebijakan tetap harus berdasarkan hukum dan tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan diskriminasi atau kekerasan terhadap siapa pun,” katanya.

Ia berharap peringatan HUT ke-81 RI di Bangka Belitung benar-benar menjadi momentum memperkuat persatuan, nasionalisme, disiplin, dan karakter generasi muda.
“Jangan sampai semangat kemerdekaan kehilangan substansinya. Kita ingin gerak jalan menjadi tontonan yang membanggakan, mendidik, dan memberikan contoh positif bagi anak-anak kita,” pungkas Bung Dodoy.(Rl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed