Pangkalpinang, Realistisnews.com – Pemkot Pangkalpinang ajak masyarakat budayakan hidup sehat melalui GERMAS. Pemerintah Kota Pangkalpinang mengajak seluruh masyarakat membudayakan perilaku hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan produktif.
“GERMAS bukan sekadar slogan, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun budaya hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja, sekolah, hingga seluruh lapisan masyarakat,” kata Staf Ahli Wali Kota Pangkalpinang Bidang Keuangan, Perekonomian, dan Pembangunan Devy Ingson saat membacakan sambutan Wali Kota Pangkalpinang pada kegiatan GERMAS di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan GERMAS merupakan gerakan nasional yang dicanangkan pemerintah untuk membangun paradigma sehat dengan mengedepankan upaya promotif dan preventif dibandingkan pengobatan.
Melalui gerakan tersebut, masyarakat diajak lebih mengutamakan pencegahan penyakit sebagai investasi terbaik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga mampu hidup lebih sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
“Pembangunan kesehatan menjadi salah satu pilar utama pembangunan nasional. Dalam visi Indonesia Emas 2045 dan agenda pembangunan Asta Cita, pemberdayaan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing menjadi prioritas nasional,” ujarnya.
Menurut dia, masyarakat yang sehat menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, penguatan ketahanan keluarga, serta kemajuan daerah.
Namun demikian, tantangan kesehatan saat ini semakin kompleks dengan meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, stroke, obesitas hingga kanker.
Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang Tahun 2025, tercatat sebanyak 19.003 kasus hipertensi dan 5.006 kasus diabetes melitus di daerah itu.
Selain itu, penyakit menular juga tetap harus diwaspadai. Tantangan tersebut diperberat oleh pola hidup masyarakat yang kurang aktif bergerak, konsumsi makanan yang kurang sehat, kurang istirahat, serta rendahnya kesadaran melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Ia menegaskan pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang sakit, tetapi harus menjadi bagian dari budaya hidup sehat masyarakat agar mampu mewujudkan Kota Pangkalpinang yang sehat, sejahtera, produktif, dan berkelanjutan.
Devy juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai unit terkecil dalam membentuk kebiasaan hidup sehat.
“Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan teladan kepada anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat, aktif bergerak, tidur cukup, tidak merokok, serta menjauhi perilaku berisiko. Jika keluarga sehat, maka masyarakat akan menjadi lebih kuat dan tangguh,” katanya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan seluruh unsur pelayanan kesehatan atas dedikasi dalam memberikan edukasi, pelayanan, serta pendampingan kepada masyarakat.
Selain itu, Wali Kota Pangkalpinang juga mengajak camat, lurah, kepala puskesmas, perangkat daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, media massa, hingga seluruh warga untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan GERMAS.
“Program kesehatan tidak akan berhasil jika berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat agar terbangun ekosistem masyarakat yang sadar, peduli, dan bertanggung jawab terhadap kesehatan,” ujarnya.
Ia optimistis apabila seluruh masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk menerapkan pola hidup sehat, maka Kota Pangkalpinang dapat menjadi daerah yang lebih maju, sehat, dan produktif.
“Marilah kita jadikan GERMAS sebagai gerakan bersama yang hidup dalam keseharian demi terwujudnya Kota Pangkalpinang yang sehat dan produktif,” katanya.(Rl)
