BPRS Bangka Belitung Bangkit, Dirut Sebut Kinerja Kembali Normal dan Bukukan Laba Rp2,9 Miliar

banner 300250

Pangkalpinang, Realistisnews.com – Direktur Utama Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung, Chairul Ichwan, menyampaikan bahwa kondisi bank saat ini telah kembali normal setelah melalui masa pemulihan selama sekitar lima tahun.

Hal tersebut disampaikannya usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa yang di Hotel Aston, Senin (15/6/2026).

“Alhamdulillah rapat hari ini berjalan lancar. Intinya kinerja saat ini sudah membaik, rasio KPMM sudah berada di atas ketentuan regulasi dan kondisi bank saat ini sudah normal,” kata Chairul.

Menurutnya, sejumlah indikator utama menunjukkan perbaikan signifikan. Selain rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) yang telah memenuhi regulasi, kondisi pembiayaan juga semakin sehat dan bank berhasil membukukan laba sebesar Rp2,9 miliar.

Chairul mengungkapkan bahwa sebelumnya BPRS sempat menghadapi tantangan berat akibat tingginya pembiayaan bermasalah dan rasio permodalan yang berada di bawah ketentuan regulator.

“Dulu pembiayaan macet cukup banyak dan rasio KPMM juga di bawah regulasi. Itu yang menyebabkan kondisi bank kurang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa proses pemulihan memerlukan waktu sekitar lima tahun. Selain menyelesaikan persoalan internal, BPRS juga harus menghadapi dampak pandemi Covid-19 dan perlambatan ekonomi yang turut memengaruhi kondisi usaha.

“Sejak 2020 ada Covid-19, kondisi ekonomi juga tidak baik-baik saja, sehingga proses pemulihan membutuhkan waktu. Alhamdulillah sekarang kita sudah bisa keluar dari masa sulit itu,” katanya.

Untuk menjaga tren positif tersebut, Chairul menegaskan pihaknya akan terus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan bisnis perbankan. Strategi yang diterapkan dilakukan secara organik dengan memperkuat tata kelola internal dan memperketat mitigasi risiko dalam penyaluran pembiayaan.

“Kami melakukan perbaikan dari internal, terutama dalam penyaluran pembiayaan yang harus sesuai mitigasi risiko dan prinsip kehati-hatian. Tujuannya agar masalah yang pernah terjadi tidak terulang kembali,” jelasnya.

Ia berharap kinerja BPRS Bangka Belitung dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi para pemegang saham maupun masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *