DPRD Babel Rapat Paripurna Terkait Penyampaian LKPJ Gubernur Tahun 2024

Babel, Realistisnews.com – DPRD Provinsi Bangka Belitung melaksanakan Rapat paripurna Babel terkait Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2024, Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Non Peraturan Daerah terkait Tata Kelola dan Tata Niaga Pertimahan, serta Penyampaian Nama-Nama Anggota Pansus tersebut untuk Tahun 2025, bertempat di Ruangan kantor DPRD Provinsi Babel.Senin, 27/03/2025.

Dalam rapat tersebut Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Sugito, menyampaikan bahwa berbagai faktor ekonomi, termasuk inflasi dan ketimpangan pendapatan, berpengaruh terhadap peningkatan angka kemiskinan di provinsi Babel.

Dikatakan PJ Gubernur Babel bahwa tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2024 mencapai 4,6%, yang menunjukkan bahwa dari setiap 100 angkatan kerja, terdapat sekitar lima orang yang menganggur.

“Saat ini angka pengangguran lebih tinggi, apalagi di daerah perkotaan mencapai 5,5%, dibandingkan dengan daerah pedesaan. Bila dibandingkan pada bulan Agustus 2023, angka ini mengalami peningkatan sebesar 2,5%,” katanya Sugito.

lanjutnya, Sugito menjelaskan bahwa perekonomian Bangka Belitung masih didominasi oleh lima sektor utama, yaitu pertanian, kehutanan, perikanan, perdagangan besar, serta jasa kendaraan bermotor. Meskipun beberapa sektor mengalami pertumbuhan positif, sektor pertambangan yang selama ini menjadi andalan mengalami kontraksi, memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah.

Demikian Edi Nasapta, selaku pimpinan rapat paripurna, menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD sangat diperlukan untuk memastikan tata kelola pertimahan yang lebih transparan dan berkelanjutan.

“Pimpinan Panitia Khusus II menyampaikan harapan agar seluruh anggota DPRD yang tergabung dalam komisi-komisi dapat berperan aktif dalam membahas serta menyusun format laporan keterangan pertanggungjawaban Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Diharapkan, pembahasan ini dapat menghasilkan kajian yang matang dan rekomendasi yang tepat guna bagi kebijakan daerah,” Jelasnya.

Dalam hasil rapat ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi kebijakan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan sistem tata niaga pertimahan yang lebih baik di Bangka Belitung **(rl)**