Pangkalpinang, Realistisnews.com — Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Subekti mewakili Wali Kota Pangkalpinang menggelar rapat asistensi dan supervisi pencegahan pengendalian Covid-19 pada masa transisi menuju endemi secara virtual, Selasa (21/2/2023).
Rapat virtual dibuka oleh Direktur MPBK (Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran) Kementerian Dalam Negeri, Edy Manto. Edy mengatakan saat ini sudah masuk era transisi menuju endemi setelah dua tahun pmerintah pusat dan daerah berjuang menangani Covid-19.
“Awal pandemi merupakan masa terberat untuk kehidupan kita. Membawa dampak kesehatan, ekonomi dan sosial bagi warga negara,” kata Edy.
Kegiatan ini, katanya, untuk melakukan pemantauan terkait pengembangan kondisi Covid-19 setelah pemerintah dapat mengendalikan Covid-19. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang tlah berjuang tanpa lelah dan pamrih mencegah pengendalian Covid-19 di daerah sesuai tupoksi.
“Terima kasih kesediaan mengimplementasikan instruksi Mendagri sehingga pemerintah bisa menjalankan masa transisi menuju endemi paa Desember 2022 dengan dicabutnya PPKM,”
Edy menyampaikan, penanganan Covid-19 membuktikan kolaborasi harus terus dilanjutkan walaupun di masa transisi agar tidak terjadi peningkatan kasus secara tiba-tiba. Pemerintah juga menyiapkan strategi baru jika varian baru Covid-19 kembali dan terkena kasus.
Menurutnya, meski kebijakan PPKM dihentikan, jangan terlalu euforia dengan kondisi sekarang. Masyarakat tetap harus waspada.
Selain itu pemerintah menetapkan kembali jika terjadi kenaikan kasus yang signifikan. Pusat pemerintah, lanjut Edy, meminta pemerintah daerah memantau pelaksanaan dan instruksi Mendagri yakni dengan melaporkan data capaian vaksin di setiap daerah, data pencabutan peraturan daerah atau kepala daerah atau kegiatan yang memberikan sanksi bagi pelanggaaran PPKM hingga data SK satgas Covid-19.
“Kami juga akan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah terkait penanganan Covid-19 untuk penilaian pemda terbaik. Ada beberapa variabel untuk menilainya nanti,” tutup Edy.
